Etika Batuk dan Kapan Kita Perlu Menggunakan Masker

Tidur 8 Jam Tapi Masih Capek? Mungkin Bukan Jamnya, Tapi Caranya
Januari 24, 2026
Show all

Etika Batuk dan Kapan Kita Perlu Menggunakan Masker

Pasti kalian pernah lagi duduk di ruang tunggu, suasana tenang lalu tiba-tiba ada yang batuk keras “HACK! HACK!” tanpa nutup mulut. Semua orang yang didekatnya pasti refleks menahan napas, saling pandang bahkan geser kursi pelan-pelan.

Batuk itu manusiawi dan semua orang pernah melakukan itu. Tapi cara kita batuk itu etika dan kepedulian dengan sekitar. Disinilah pentingnya kita ngobrol santai soal etika batuk dan penggunaan masker.

 

  1. Kenapa Etika Batuk Itu Penting?

Saat batuk atau bersin, tubuh kita bisa menyebarkan droplet berisi kuman hingga beberapa meter. Droplet ini bisa membawa virus atau bakteri penyebab:

  • Flu/ ISPA
  • COVID-19
  • Tuberkulosis (TBC)

Artinya, satu batuk yang “asal lepas” bisa berdampak ke banyak orang, terutama anak-anak, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah. Maka dari itu rumah sakit dan fasilitas kesehatan selalu menekankan batuk yang benar adalah bentuk tanggung jawab sosial.

 

  1. Etika Batuk yang Benar (Sederhana tapi Berdampak Besar)
  2. Tutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin dan gunakan :
    • Tisu sekali pakai
    • Lipatan siku bagian dalam
    • Jangan gunakan telapak tangan. Karena tangan kita akan menyentuh banyak benda dan orang.
  3. Buang tisu ke tempat sampah setelah dipakai dan cuci tangan atau gunakan hand sanitizer. Hal ini adalah langkah kecil, tapi efektif memutus rantai penularan.
  4. Jangan menahan batuk dengan cara yang salah. Menutup mulut seadanya, menoleh ke arah orang lain, atau batuk sambil bicara ini adalah hal yang sering terjadi tanpa sadar. Biasakan :
    • Menjauh sejenak
    • Hadapkan wajah ke arah aman
    • Batuk dengan tertutup sempurna

 

  1. Kapan Kita Perlu Menggunakan Masker?

Ini bagian yang sering bikin bingung. Tenang, kita bahas pelan-pelan. Gunakan masker jika :

  1. Sedang batuk, pilek, atau flu
  2. Mengalami gejala ISPA
  3. Berada di fasilitas Kesehatan
  4. Berinteraksi dekat dengan lansia, bayi, atau orang sakit
  5. Berada di tempat ramai dan tertutup

 

Masker bukan tanda kamu “lebay”, tapi tanda kamu peduli. Jenis masker yang dianjurkan adalah :

  1. Masker medis: untuk kondisi sakit atau di fasilitas Kesehatan
  2. Masker kain 3 lapis: untuk aktivitas sehari-hari
  3. Pastikan masker menutup hidung dan mulut, tidak longgar, serta ganti masker jika basar atau kotor.

 

  1. Kesimpulan

Etika batuk dan penggunaan masker itu bukan soal aturan kaku, tapi soal saling menjaga. Yuk mulai hari ini :

  1. Batuk dengan benar
  2. Gunakan masker saat perlu
  3. Ajarkan anak dan keluarga di rumah

Karena mencegah penularan penyakit tidak selalu butuh alat canggih, kadang cukup dengan siku, tisu, dan kesadaran. Rumah sakit berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat agar lingkungan tetap aman, sehat, dan nyaman untuk semua.

 

Referensi :

  1. World Health Organization (WHO). Respiratory Hygiene and Cough Etiquette, 2020–2024.
  2. Kementerian Kesehatan RI. Etika Batuk dan Penggunaan Masker, 2021–2024.
  3. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Cough Etiquette and Mask Use, 2020–2023.
  4. Kemenkes RI. Pencegahan ISPA dan Penularan Penyakit Saluran Napas, 2022–2024.

Comments are closed.